Wednesday, June 17, 2020

Pendekatan dan Urgensi Penggunaan Metode Dalam Studi Islam

Urgensi Penggunaan Metode Dalam Studi Islam

 

Mengkaji fenomena keagamaan berarti mempelajari perilaku manusia dalam kehidupan beragamanya. Fenomena keagamaan itu sendiri adalah perwujudan sikap dan perilaku manusia yang menyangkut hal-hal yang dipandang suci, keramat yang berasal dari hal-hal yang bersifat ghaib, dengan caranya masing-masing atau metode, teknik dan peralatannya dapat mengamati dengan cermat perilaku manusia itu, hingga menemukan segala unsur yang menjadi komponen terjadinya perilaku itu. Ilmu sejarah mengamati proses terjadinya perilaku itu. Kalau kita mencoba menggunakan metode dan pendekatan yang relevan, maka fenomena-fenomena keagamaan itu berakumulasi pada perilaku manusia dalam kaitannya dengan struktur-struktur kemasyarakatan dan kebudayaan yang dimiliki, dibagi dan ditunjang bersama.

Ilmu agama, diamati dengan metodologi ilmiah. Metodologi ini ditentukan oleh obyek yang dikaji, bukan sebaliknya. Sebagaimana  dikemukakan  di  atas,  bahwa  secara  umum  studi  Islam bertujuan  untuk  menggali  kembali  dasar-dasar  dan  pokok-pokok  ajaran  Islam sebagaimana  yang  ada  dalam  sumber  dasarnya.  Dengan  tujuan  tersebut,  maka studi  Islam  akan  menggunakan  cara  pendekatan  yang  sekiranya  relevan,  yang lebih bersifat multidisiplin. Dan sesuai dengan sifat studi Islam yang memadukan antara  studi  Islam  yang  bersifat  konvensional  dengan  studi  Islam  yang  bersifat ilmiah.  Adapun pendekatan dalam metode studi Islam adalah sebagai berikut:

1.      Pendekatan histories / kesejarahan.Meninjau  suatu  permasalahan  dari  tinjauan  sejarah,  dan  menjawab permasalahan serta menganalisisnya dengan menggunakan metode analisis sejarah.

2.      Pendekatan kefilsafatanYang dimaksud adalah melihat suatu permasalahan dari sudut tinjauan dan berusaha  untuk  menjawab  dan  memecahkan  permasalahan  itu  dengan menggunakan metode analisis filsafat.

3.      Pendekatan ilmiahYang  dimaksud  adalah  meninjau  dan  menganalisis  suatu  permasalahan atau objek studi dengan menggunakan metode ilmiah pada umumnya.

4.      Pendekatan  doktriner  atau  pendekatan  studi  islam  secara  konvensional merupakan  pendekatan  studi  di  kalangan  umat  islam  yang  berlangsung selama ini.

Begitu penting metode dan pendekatan-pendekatan yang relevan dalam studi islam kawasan dan wawasan keislaman.


No comments: