Sunday, June 14, 2020

CONTOH CARA MEMBUAT MAPPING INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA PENELITIAN TESIS

MAPPING INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA PENELITIAN

FOKUS PENELITIAN :   IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

(pada Standar Proses Implementasi Kurikulum 2013 di SMK)

INDIKATOR

DESKRIPTOR

Persiapan/Perencanaan pada Standar Proses Implementasi Kurikulum 2013

a)         Pemanasan dan Apersepsi

Pemanasan dan apersepsi perlu dilakukan untuk menjajaki pengetahuan peserta didik, memotivasi peserta didik dengan menyajikan materi yang menarik, dan mendorong mereka untuk mengetahui berbagai hal baru.

b)        Eksplorasi

Eksplorasi merupakan tahapan kegiatan pembelajaran untuk mengenalkan bahan dan mengaitkannya dengan pengetahuan yang telah dimiliki peserta didik.

c)         Konsolidasi Pembelajaran

Konsolidasi merupakan kegiatan untuk mengaktifkan peserta didik dalam pembentukan kompetensi dan karakter, serta menghubungkannya dengan kehidupan peserta didik.

d)        Pembentukan Sikap, Kompetensi, dan Karakter

Pembentukan sikap, kompetensi, dan karakter peserta didik dapat dilakukan dengan prosedur sebagai berikut: pertama mendorong peserta didik untuk menerapkan konsep, pengertian,kompetensi, dan karakter yang dipelajarinyadalam kehidupan sehari-hari; kedua praktekkan pembelajaran secara langsung, agar peserta didik dapat membangun sikap, kompetensi, dan karakter baru dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pengertian yang dipelajari; ketiga gunakan metode yang paling tepat agar terjadi perubahan sikap, kompetensi, dan karakter peserta didik secara nyata.

e)         Penilaian Formatif

Penilaian formatif dilakukan untuk perbaikan.

Dalam pembelajaran efektif dan bermakna, peserta didik perlu dilibatkan secara aktif, karena mereka adalah pusat dari kegiatan pembelajaran serta pembentukan kompetensi dan karakter.peserta didik harus dilibatkan dalam tanya-jawab yang terarah, dan mencari pemecahan terhadap berbagai masalah pembelajaran.

1)                                                Mengorganisasikan Pembelajaran

Mengorganisasikan pembelajaran berkaitan dengan implementasi Kurikulum 2013 ada lima hal yang perlu diperhatikan, yaitu pelaksanaan pembelajaran, pengadaan dan pembinaan tenaga ahli, pendayagunaan lingkungan dan sumber daya masyarakat, serta pengembangan dan penataan kebijakan.

2)                                                Memilih dan Menentukan Pendekatan Pembelajaran

Dalam kaitannya dengan impelmentasi kurikulum 2013, belajar harus dipandang sebagai aktivitas psikologis yang memerlukan dorongan dari luar. Oleh karena itu, hal-hal yang harus diupayakan antara lain: pertama, bagaimana memotivasi peserta didik, dan bagaimana materi belajar harus dikemas sehingga bisa membangkitkan motivasi, gairah dan nafsu belajar; kedua, belajar perlu dikaitkan dengan seluruh kehidupan peserta didik, agar dapat menumbuhkan kesadaran mereka terhadap manfaat dari perolehan belajar.

Sehubungan dengan hal itu, dalam proses pembelajaran yang paling penting adalah apa yang dipelajari oleh peserta didik, bukan apa yang dikehendaki dan diajarkan oleh guru. Dengan kata lain, apa yang dipelajari oleh peserta didik merupakan kebutuhan, dan sesuai dengan kemampuan mereka, bukan kehendak yang ingin dicapai oleh guru.

3)    Melaksanakan Pembelajaran, Pembentukan Kompetensi, dan Karakter

Pembelajaran dalam menyukseskan implmentasi kurikulum 2013 merupakan keseluruhan proses belajar, pembentukan kompetensi, dan karakter peserta didik yang direncanakan. Untuk kepentingan tersebut, kompetensi inti, kompetensi dasar, materi standar, indikator hasil belajar, dan waktu yang diperlukan harus ditetapkan sesuai dengan kepentingan pembelajaran sehingga peserta didik diharapkan memperoleh kesempatan dan pengalaman belajar yang optimal.

4)    Menetapkan Kriteria Keberhasilan

Keberhasilan implementasi kurikulum 2013 dalam pembentukan kompetensi dan karakter peserta didik dapat dilihat dari segi proses dan segi hasil. Pembentukan kompetensi dan karakter dikatakan berhasil dan berkualitas apabila masukan merata, menghasilkan output yang banyak dan bermutu tinggi, serta sesuai dengan kebutuhan, perkembangan masyarakat dan pembangunan.

Dalam rangka implementasi kurikulum 2013, pemerintah telah menyediakan buku acuan utama (babon), buku guru, buku siswa dan juga silabus. Dengan demikian, guru tinggal mengikuti apa-apa yang telah disiapkan dalam buku tersebut, serta melaksanakan pembentukan kompetensi dan karakter pesertan didik. Buku babon dimaksudkan untuk memberikan materistandar dalam pembelajarn, sebagai langkah standardisasi dalam implementasi kurikulum. Dalam hal ini, buku babon dirancang untuk memfasilitasi guru dan peserta didik dalam melakukan pembelajaran. Buku babon menyajikan materi standar minimal yang harus dikuasai oleh setiap peserta didik. Oleh karena itu, jika ada sekolah/satuan pendidikan yang mampu mencapai standar lebih tinggi dari standar minimal, maka Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tidak melarangnya, bahkan mendorong setiap sekolah/satuan pendidikan untuk menjadi sekolah unggulan, dengan kualitas pembelajaran di atas standar.

5)    Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran

Menurut Permendikbud No. 103 tahun 2014, pembelajaran adalah proses interaksi antarpeserta didik, antara peserta didik dengan tenaga pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Konsep pembelajaran merupakan suatu proses pengembangan potensi dan pembangunan karakter setiap peserta didik sebagai hasil dari sinergi antara pendidikan yang berlangsung di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Proses tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi mereka menjadi kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dalam sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan dirinya untuk hidup dan untuk bermasyarakat, berbangsa, serta berkontriusi pada kesejahteraan hidup umat manusia.

Prinsip untuk mencapai kualitas yang telah dirancang dalam dokumen kurikulum, kegiatan pembelajaran perlu menggunakan prinsip sebagai berikut:

a)    Peserta didik difasilitasi untuk mencari tahu

b)    Peserta didik belajar dari berbagai sumber belajar

c)    Proses pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah

d)    Pembelajaran berbasis kompetensi

e)    Pembelajaran terpadu

f)     Pembelajaran yang menekankan pada jawaban divergen yang memiliki kebenaran multi dimensi

g)    Pembelajaran berbasis keterampilan aplikatif

h)    Peningkatan keseimbangan, kesinambungan, dan keterkaitan antara hard-skill dan soft-skill

i)     Pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat

j)     Pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan member keteladanan (ing ngarso sung tulodo), membangun kemauan (ing madyo mangun karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayani)

k)    Pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan dimasyarakat

l)     Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran Pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik Suasana belajar menyenangkan dan menantang.

Lingkup pembelajaran pada kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik atau pendekatan berbasis keilmuan. Pendekatan saintifik dapat menggunakan beberapa strategi seperti pembelajaran kontekstual. Model pembelajaran merupakan suatu bentuk pembelajaran yang memiliki nama, ciri, sintak, pengaturan, dan budaya misalnya discovery learning, project-based learning, problem based learning, inquiry learning.

6)    Perencanaan Pembelajaran

Menurut Permendikbud no 103 Tahun 2014 tahap pertama dalam pembelajaran yaitu perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan penyusunan rencanapelaksanaan pembelajaran (RPP).

a)         Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

RPP merupakan    rencanan pembelajaran yang dikembangkan secara rinci mengacu pada silabus, buku teks pelajaran, buku panduan guru. RPP mencakup: (a) identitas sekolah/madrasah, mata pelajaran, dan kelas/semester; (b) alokasi waktu; (c) KI, KD, indikator pencapaian kompetensi; (d) materi pembelajaran; (e) kegiatan pembelajaran; (f) penilaian; dan (g) media/alat, bahan, dan sumber belajar.

Setiap guru di setiap satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP untuk kelas di mana guru tersebut mengajar. Pengembangan RPP dilakukan sebelum awal semester atau awal tahun pelajaran dimulai, namun perlu diperbaharui sebelum pembelajaran dilaksanakan.

b)        Prinsip Penyusunan RPP

Setiap RPP harus secara utuh memuat kompetensi dasar sikap spiritual (KD dari KI-1), sosial (KD dari KI-2), pengetahuan (KD dari KI-3), dan keterampilan (KD dari KI-4). Satu RPP dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.

c)         Memperhatikan perbedaan individu peserta didik

RPP disusun dengan memperhatikan kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

d)        Berpusat pada peserta didik

Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi, kemandirian, dan semangat belajar, menggunakan pendekatan saintifik meliputi mengamati,      menanya, mengumpulkan informasi,menalar /mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

e)         Berbasis konteks

Proses pembelajaran yang menjadikan lingkungan sekitarnya sebagai sumber belajar.

f)         Berorientasi kekinian

Pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan nilai-nilai kehidupan masa kini.

g)        Memberikan kemandirian belajar

Pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik untuk belajar secara mandiri.

h)        Memberikan kumpan balik dan tindak lanjut pembelajaran

RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif penguatan, pengayaan, dan remidi.

i)          Memiliki keterkaitan dan keterpaduan antarkompetensi dan/atau antar muatan

RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara KI, KD, indicator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belajar dala satu keutuhan  pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

j)          Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi

RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

Pelaksanaan pada Standar Proses Implementasi Kurikulum 2013

Tahap pelaksanaan pembelajaran meliputi:

Kegiatan Pendahuluan

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

-       Mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan

-       Mendiskusikan kompetensi  yang     sudah   dipelajari dan dikembangkan sebelumnya berkaiatan dengan kompetensi yang akan dipelajari dan dikembangkan;

-       Menjelaskan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari;

-       Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan

-       Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.

Kegiatan Inti

-       Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi, yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

-       Kegiatan inti menggunakan pendekatan saintifik yang disesuaikan dengan karakteristik matapelajaran danpesertadidik. Guru memfasilitasi peserta didik untuk melakukan proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi,/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

-       Dalam setiap kegiatan guru harus memperhatikan perkembangan sikap peserta didik pada kompetensi dasar dari KI-1 dan KI-2 antara lain mensyukuri karunia Tuhan, jujur, teliti, kerja sama, toleransi, disiplin, taat aturan, menghargai pendapat orang lain yang tercantum dalam silabus dan RPP.

Kegiatan Penutup

Kegiatan penutup terdiri atas:

-        Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu: (1) membuat rangkuman/ simpulan pelajaran; (2) melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan (3) memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; dan

-        Kegiatan guru         yaitu:   (1) melakukan penilaian;     (2) merencanakan         kegiatan tindak lanjut    dalam   bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; dan (3) menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Penilaian pada Standar Proses Implementasi Kurikulum 2013

Penilaian Kurikulum 2013

a)         Penilaian otentik merupakan penilaian yang dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran.

b)        Penilaian diri merupakan penilaian yang dilakukan sendiri oleh peserta didik secara reflektif untuk membandingkan posisi relatifnya dengan kriteria yang telah ditetapkan.

c)         Penilaian berbasis portofolio merupakan penilaian yang dilaksanakan untuk menilai keseluruhan intensitas proses belajar peserta didik termasuk penugasan seseorang dan/atau kelompok di dalam dan/atau di luarkelas khususnyapadasikap/perilaku dan keterampilan.

d)        Ulangan merupakan proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk memantau kemajuan dan perbaikan hasil belajar peserta didik.

e)         Ulangan harian merupakan kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk menilai kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu KD atau lebih.

f)         Ulangan tengah semester merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8-9 minggu kegiatan pembelajaran.

g)        Cakupan ulangan tengah semester meliputi seluruh indicator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.

h)        Ulangan akhir semester merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik diakhir semester. Cakupan ulangan meliputi seluruh indicator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut.

i)          Ujian tingkat kompetensi yang selanjutnya disebut UTK merupakan kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengetahui tingkat kompetensi. Cakupan UTK meliputi sejumlah KD yang merepresentasikan kompetensi inti pada tingkat kompetensi tersebut.

j)          Ujian mutu tingkat kompetensi yang selanjutnya disebut UMTK merupakan kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh pemerintahn untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan UMTK meliputi sejumlah  KD yang merepresentasikan kompetensi inti pada tingkat kompetensi tersebut.

k)        Ujian nasional yang selanjtnya disebut UN merupakan kegiatan pengukuran kompetensi tertentu yang dicapai peserta didik dalam rangka menilai pencapaian standar nasional pendidikan, yang dilaksanakan secara nasional.

l)          Ujian sekolah/madrasah     merupakan       kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi di luar kompetensi yang diujikan pada UN, dilakukan oleh satuan pendidikan.

Prinsip dan Pendekatan Penilaian

a)          Objektif, berarti penilaian berbasis pada standar dan tidak dipengaruhi faktor subjektivitas penilaian.

b)         Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik dilakukan secara terencana, menyatu           dengan kegiatan pembelajaran, dan berkesinambungan.

c)          Ekonomis, berarti penilaian yang efisien dan efektif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporannya.

d)         Transparan, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diakses oleh semua pihak.

e)          Akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak internal sekolah maupun eksternal untuk aspek teknik, prosedur, dan hasilnya.

Ruang Lingkup Penilaian

Penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menetukan posisi relative setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan. Cakupan penilaian merujuk pada ruang lingkup materi, kompetensi mata pelajaran/kompetensi muatan/kompetensi program, dan proses.

Teknik dan Instrumen Penilaian

Penilaian kompetensi sikap

Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat (peer evaluation) oleh peserta didik dan jurnal. Instrumen yang digunakan untuk observasi, penilaian diri, dan penilaian antar peserta didik adalah daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang disertai rubrik, sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik.

(a)      Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun  tidak langsung menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati.

(b)      Penilaian diri merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri.

(c)      Penilaian antar peserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian antarpeserta didik.

(d)      Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku.

Penilaian kompetensi pengetahuan

Pendidik menilai kompetensi pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan.

(a)      Instrumen tes tulis berupa soal pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Instrumen uraian dilengkapi pedoman penskoran.

(b)      Instrumen tes lisan berupa daftar pertanyaan.

(c)      Instrumen penugasan berupa pekerjaan rumah dan/atas projek yang dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan karakteristik tugas.

Penilaian kompetensi keterampilan

Pendidik menilai kompetensi keterampiln melalui penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu dengan menggunakan tes praktik, projek, dan penilaian portofolio. Instrumen yang digunakan berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik.

(a)       Tes praktik adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan melakukan aktivitas atau perilaku sesuai dengan tuntutan kompetensi.

(b)       Projek adalah tugas-tugas belajar (learning tasks) yang meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan secara tertulis maupun lisan dalam waktu tertentu.

(c)       Penilaian portofolio adalah penilaian yang dilakukan dengan cara menilai kumpulan seluruh karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif- integratif untuk mengetahui minat, perkembangan, prestasi, dan/atau kreativitas peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Karya tersebut dapat berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungannya.

Mekanisme dan Prosedur Penilaian

(a)      Penilaian hasil belajar pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dilaksanakan oleh pendidik, satuan pendidikan, pemerintah dan/atau lembaga mandiri.

(b)      Penilaian hasil belajar dilakukan dalam bentuk penilaian otentik, penilaian diri, penilaian projek, ulangan harian, ulangan tengah semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian sekolah, dan ujian nasional.

(c)      Perencanaan ulangan harian dan pemberian projek oleh pendidik sesuai dengan silabus dan dijabarkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

(d)      Kegiatan ujian sekolah/madrasah dilakukan dengan langkah- langkah:

(1)      Menyusun kisi-kisi ujian;

(2)      Mengembangkan       (menulis, menelaah,      dan merevisi) instrumen;

(3)      Melaksanakan ujian;

(4)      Mengolah (menyekor dan menilai) dan menetukan kelulusan peserta didik; dan

(5)      Melaporkan dan memanfaatkan hasil penilaian.

(6)      Ujian nasional dilaksanakan sesuai langkah-langkah yang diatur dalam prosedur operasi standar (POS).

(7)      Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan ulangan harian berikutnya. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti pembelajaran remedial.

(8)      Hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan dilaporkan dalam bentuk nilai dan deskripsi pencapaian kompetensi kepada orangtua dan pemerintahan.

Pelaksanaan dan Pelaporan Penilaian

Pelaksanaan dan pelaporan penilaian oleh pendidik Penilaian hasil belajar oleh pendidik yang dilakukan berkesinambungan bertujuan untuk memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik serta untuk meningkatkan efektivitas pemeblajaran. Penilaian hasil belajar oleh pendidik memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

(1)         Proses penilaian diawali dengan mengkaji silabus sebagai acuan dalam membuat rancangan dan kriteria penilaian pada awal semester. Setelah menetapkan kriteria penilaian, pendidik memilih teknik penilaian sesuai dengan indicator dan mengembangkan instrumen serta pedoman penyekoran sesuai dengan teknik penilaian yang dipilih.

(2)         Pelaksanaan penilaian dalm proses pembelajaran diawali dengan penelusuran dan diakhiri dengan tes dan/atau nontes. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan teknik bertanya untuk mengeksplorasi pengalman belajar sesuai kondisi dan tingkat kemampuan peserta didik.

(3)         Penilaian dalam pembelajaran tematik-terpadu dilakukan dengan mengacu pada indikator dari KD setiap mata pelajaran yang diintegrasikan dalam tema tersebut.

(4)         Hasil penilaian oleh pendidik dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui kemajuan dan kesulitan belajar, dikembalikan kepada peserta didik disertai balikan (feedback) berupa komentar yang mendidik (penguatan) yang dilaporkan kepada pihak terkait dan dimanfaatkan untuk perbaikan pembelajaran.

(5)         Laporan hasil penilaian oleh pendidik berbentuk nilai dan/atau deskripsi pencapaian kompetensi, untuk hasil penilaian kompetensi      pengetahuan     dan keterampilan termasuk penilaian hasil pembelajaran tematik-terpadu dan deskripsi sikap untuk hasil penilaian kompetensi spiritual serta sikap sosial.

(6)         Laporan hasil penilaian oleh pendidik disampaikan kepada kepala sekolah/madrasah dan pihak lain yang terkait pada periode yang ditentukan.

(7)         Penilaian kompetensi sikap spiritual dan sosial dilakukan oleh semua pendidik selama satu semester, hasilnya diakumulasi dan dinyatakan dalam bentuk deskripsi kompetensi oleh wali kelas/guru kelas.

(8)         Pelaksanaan dan pelaporan penilaian oleh satuan pendidikan

(9)         Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan peserta didik.

(10)     Pelaksanaan dan pelaporan penilaian oleh pemerintah

(11)     Penilaian hasil belajar oleh pemerintah dilakukan melalui Ujian Nasional dan Ujian Mutu Tingkat Kompetensi

Faktor Pendukung dan Penghambat pada Standar Proses Implementasi Kurikulum 2013

Keberhasilan Kurikulum 2013 ditentukan oleh beberapa faktor (kunci sukses). Menurut Mulyasa (2013: 39) kunci sukses yang mendorong keberhasilan Kurikulum 2013 antara lain: kepemimpinan kepala sekolah, kreativitas guru, aktivitas peserta didik, sosialisasi, fasilitas dan sumber belajar, lingkungan yang kondusif akademik, dan partisipasi warga sekolah.

a.     Kepemimpinan Kepala Sekolah

Kepemimpinan kepala sekolah adalah faktor penentu yang dapat menggerakkan semuasumber daya sekolah untuk dapat mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran sekolah melalui program-program yang dilaksanakan secara bertahap. Oleh karena itu, dalam menyukseskan Kurikulum 2013 diperlukan kepala sekolah yang mandiri, dan professional dengan kemampuan manajemen serta kepemimpinan yang tangguh, agar mampu mengambil keputusan dan prakarsa untuk meningkatkan mutu sekolah.

Keberhasilan Kurikulum 2013, menuntut kepala sekolah yang demokratis professional, sehingga mampu menumbuhkan iklim demokratis di sekolah, yang akan mendorong terciptanya iklim kondusif bagi terciptanya kualitas pendidikan dan pembelajaran yang optimal untuk mengembangkan seluruh potensi peserta didik. Kepala sekolah yang mandiri, demokratis, dan professional harus berusaha menanamkan, memajukan dan meningkatkan sedikitnya empat macam nilai, yakni pembinaan mental, moral, fisik, dan artistik.

b.    Kreativitas Guru

Kunci sukses yang kedua adalah kreativitas guru, karena guru merupakan faktor penting yang besar pengaruhnya, bahkan sangat menentukan berhasil-tidaknya peserta didik dalam belajar. Kurikulum2013akan sulitdilaksanakan diberbagaidaerahkarena sebagian besar guru belum siap. Ketidaksiapan guru itu tidak hanya terkait dengan urusan kompetensinya, tetapi berkaitan dengan kreativitasnya, yang juga disebabkan oleh rumusan kurikulum yang lambat disosialisasikan oleh pemerintah.

Kurikulum 2013 yang berbasis karakter dan kompetensi, antaralain ingin mengubah polapendidikan dariorientasiterhadap hasil dan materi ke pendidikan sebagai proses, melalui pendekatan tematik integratif dengan contextual teaching and learning (CTL). Oleh karena itu, pembelajaran harus sebanyak mungkin melibatkan peserta didik agar mereka mampu bereksplorasi untuk membentuk kompetensi dengan menggali berbagai potensi, dan kebenaran secara ilmiah.

Dalam kerangka inilah perlunya kreativitas guru,agarmerekamampumenjadi fasilitator, danmitra belajar bagi peserta didik. Tugas guru tidak hanya menyampaikan informasi kepada pesrta didik, tetapi harus kreatif memberikan layanan dan kemudahan belajar kepada seluruh peserta didik, agar mereka dapat belajar dalam suasan yang menyenangkan, gembira, penuh semangat, tidak cemas, dan berani mengemukakan pendapat secara terbuka.

Agar implementasi     Kurikulum 2013 berhasil memperhatikan perbedaan individual peserta didik, guru perlu memperhatikan hal-hal berikut:

1)        Menggunakan metode yang bervariasi;

2)        Memberikan tugas yang berbeda bagi setiap peserta didik;

3)        Mengelompokkan peserta didik berdasarkan kemampuannya, serta disesuaikan dengan mata pelajaran;

4)        Memodifikasi dan memperkaya bahan pelajaran;

5)        Menghubungi spesialis, bila ada peserta didik yang mempunyai kelainan;

6)        Menggunakan prosedur yang bervariasi dalam membuat penilaian dan laporan;

7)        Memahami bahwa peserta didik tidak berkembang dalam kecepatan yang sama;

8)        Mengembangkan situasi belajar yang memungkinkan setiap anak bekerja dengan kemampuan masing-masing pada setiap pelajaran; dan

9)        Mengusahakan keterlibatan peserta didik dalam berbagai kegiatan pembelajaran.

Guru yang berhasil mengajar berdasarkan perbedaan tersebut, biasanya memahami mereka melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

1)        Mengamati peserta didik dalam berbagai situasi, baik di kelas maupun di luar kelas;

2)        Menyediakan waktu untuk mengadakan pertemuan dengan peserta didik, sebelum, selama dan setelah pembelajaran;

3)        Mencatat dan mengecek seluruh pekerjaan peserta didik, dan memberikan komentar yang konstruktif;

4)        Mempelajari catatan peserta didik yang adekuat;

5)        Membuat tugas dan latihan untuk kelompok;

6)        Memberikan kesempatan khusus bagi peserta didik yang memiliki kemampuan berbeda; serta

7)        Memberikan penilaian secara adil, dan trasparan.

Beberapa hal yang perlu dimiliki guru, untuk mendukung implementasi Kurikulum 2013 antara lain sebagai berikut:

1)        Menguasai       dan      memahami       kompetensi      inti dalam hubungannya dengan kompetensi lulusan;

2)        Menyukai apa yang diajarkannya dan menyenangi mengajar sebagai suatu profesi;

3)        Memahami peserta didik, pengalaman, kemampuan, dan prestasinya;

4)        Menggunakan metode dan media yang bervariasi dalam mengajar dan membentuk kompetensi peserta didik;

5)        Memodifikasi dan mengeliminasi bahan yang kurang penting bagi kehidupan peserta dididk;

6)        Mengikuti perkembangan pengetahuan mutakhir;

7)        Menyiapkan proses pembelajaran;

8)        Mendorong peserta didik untuk memperoleh hasil yang lebih baik; serta

9)        Menghubungkan pengalaman yang lalu dengan kompetensi dan karakter yang akan dibentuk.

Adapun karakteristik guru yang berhasil mengembangkan pembelajaran secara efektif dapat diidentifikasikan sebagai berikut:

1)        Respek dan memahami dirinya, serta dapat mengontrol dirinya (emosinya stabil);

2)        Antusias dan bergairah terhadap bahan, kelas, dan seluruh kegiatan pembelajaran

3)        Berbicara  dengan jelas     dan      komunikatif     (dapat mengkomunikasikan idenya terhadap peserta didik);

4)        Memperhatikan perbedaan individual peserta didik;

5)        Memiliki banyak pengetahuan, inisiatif, kreatif dan banyak akal;

6)        Mengindari sarkasme dan ejekan terhadap pesrta didik; serta

7)        Tidak menonjolkan diri, dan menjadi teladan bagi peserta didik.

c.         Aktivitas Peserta Didik

Kunci sukses ketiga adalah aktivitas peserta didik. Dalam rangka mendorong dan mengembangkan aktivitas peserta didik, guru harus mampu mendisplinkan peserta didik, terutama disiplin diri. Guru harus mampu membantu pesrta didik mengembangkan pola perilakunya;     meningkatkan standar perilakunya; dan melaksanakan aturan sebagai alat untuk menegakan disiplin dalam setiap aktivitasnya.

Reisman and Payne dalam E. Mulyasa (2013: 46-47), berpendapat ada Sembilan strategi untuk mendisplinkan peserta didik,        yakni:  konsep diri (self-concept),     keterampilan berkomunikasi (communication skill), konsekuensi-konsekuensi logis dan alami (natural and logical consequens), klarifikasi nilai (values clarification), analisis transaksional (transactional analysis), terapi realitas (reality therapy), disiplin yang terintegrasi (assertive discipline), modifikasi perilaku (behavior modification), tantangan bagi disiplin (dare to discipline).

d.         Sosialisasi Kurikulum 2013

Kunci sukses keempat adalah sosialisasi. Sosialisasi dalam implementasi kurikulum penting dilakukan, agar semua pihak yang terlibatdalam implementasinya di lapangan paham dengan perubahan yang harus dilakukan sesuai dengan tugas pokok         dan      fungsinya         masing-masing sehingga mereka memberikan dukungan terhadap perubahan kurikulum yang dilakukan.

Dalam hal ini seharusnya pemerintah mengembangkangrand design yang jelas dan menyeluruh, agar konsep kurikulum yang diimplementasikan dapat dipahami oleh para pelaksana secara utuh, tidak ditangkap secara parsial, keliru atau salah paham. Sosialisasi kurikulum perlu dilakukan terhadap berbagai pihak yang terkait dalam implementasinya, serta terhadap seluruh warga sekolah, bahkan terhadap masyarakat dan orang tua peserta didik.

Sosialisasi ini penting, terutama agar seluruh warga sekolah mengenal dan memahami visi dan misi sekolah, serta kurikulum yang diimplementasikan. Sosialisasi dapat dilakukan oleh jajaran pendidikan di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang bergerak dalam bidang pendidikan (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) secara proporsional dan professional.

e.         Fasilitas dan Sumber Belajar

Kunci sukses kelima adalah fasilitas dan sumber belajar. Fasilitas dan sumber belajar yang perlu dikembangkan dalam mendukung suksesnya implementasi kurikulum antara lain laboratorium, pusat sumberbelajar, dan perpustakaan, serta tenaga pengelola dan peningkatan kemampuan pengelolaannya. Fasilitas dan sumber belajar tersebut perlu didayagunakan seoptimal mungkin, dipelihara, dan disimpan sebaik-baiknya.

Secara umum fasilitas dan sumber belajar terdiri dari dua kelompok besar, yakni fasilitas dan sumber belajar yang direncanakan (by design) dan yang dimanfaatkan (by utilization). Kedua jenis fasilitas ddan sumber belajar tersebut dapat didayagunakan secara efektif dalam menyukseskan implementasi Kurikulum 2013. Pendayagunaan fasilitas dan sumber belajar memilik arti yang sangat penting, selain melengkapi, memelihara, dan memperkaya khasanah belajar, sumber belajar juga dapat meningkatkan aktivitas dan kreativitas belajar, yang sangat menguntungkan baik bagi guru maupun peserta didik.

Pendayagunaan fasilitas dan sumber belajar perlu dikaitkan dengan kompetensi yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran. Dengan katalain, fasilitas dan sumberbelajardipilih dan digunakan dalam proses belajar apabila sesuai dan menunjang tercapainya kompetensi. Dalam menyukseskan implementasi Kurikulum 2013, fasilitas dan sumber belajar memiliki kegunaan sebagai berikut:

1)    Merupakan pembuka jalan dan pengembangan wawasan terhadap proses pembelajaran yang akan ditempuh. Di sini sumber belajar merupakan peta dasar yang perlu dijajagi secara umum agar wawasan terhadap proses pembelajaran yang akan dikembangkan dapat diperoleh lebih awal.

2)    Merupakan pemandu secara teknis dan langkah-langkah operasional untuk menelusuri secara lebih teliti menuju pada pembentukkan kompetensi secara tuntas.

3)    Memberikan berbagai macam ilustrasi dan contoh-contoh yang berkaitan dengan kompetensi dasar yang akan dikembangkan.

4)    Memberikan petunjuk dan gambaran kaitan kompetensi dasar yang sedang dikembangkan dengan kompetensi dasar lainnya.

5)    Menginformasikan sejumlah penemuan baru yang pernah diperoleh orang lain yang berhubungan dengan mata pelajaran tertentu.

6)    Menunjukan berbagai permasalahan yang timbul, sebagai konsekuensi logis dalam pengembangan kompetensi dasar yang menuntut adanyakemampuan pemecahan dari peserta didik yang sedang belajar.

Fasilitas dan sumber belajar sudah sewajarnya dikembangkan oleh sekolah sesuai apa yang digariskan dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP/PP.19/2005), mulai dari pengadaan, pemeliharaan, dan perbaikan. Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa sekolah yang paling mengetahui fasilitas dan sumber belajar,   baikb kecukupan kesesuaian, maupun kemutkhirannya, terutama sumber-sumber belajar yang dirancang (by design) secara khusus untuk kepentingan pembelajaran.

f.          Lingkungan yang Kondusif Akademik

Kunci sukses keenam adalah lingkungan yang kondusif akademik, baik secara fisik maupun nonfisik. Lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan tertib, optimisme dan harapan yang tinggi dari seluruh warga sekolah, kesehatan sekolah, serta kegiatan-kegiatan yang terpusat pada pesrta didik merupakan iklim yang dapat meningkatkan gairah dan semangat belajar. Iklim belajar yang kondusif merupakan tulang punggung dan faktor pendorong yang dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi proses belajar, sebaliknya iklim belajar yang kurang menyenangkan akan menimbulakn kejenuhan dan rasa bosan.

Iklim belajar yang kondusif akademik harus ditunjang berbagai fasilitas belajar yang menyenangkan: seperti sarana, laboratorium, pengaturan lingkungan, penampilan dan sikap guru, hubungan yang harmonis antara peserta didik dengan guru dan diantara peserta didik itu sendiri, serta penataan organisasi dan bahan pembelajaran secara tepat, sesuai dengan kemampuan dan perkembangan peserta didik. Iklim belajar yang kondusif akan membangkitkan semangat dan menumbuhkan aktivitas serta kreativitas peserta didik.

Implementasi kurikulum 2013 memerlukan ruangan yang fleksibel, serta mudah disesuaikan dengan kebutuhan pesertadidik dan guru dalam berkreasi. Luas ruangan dengan jumlah peserta didik juga perlu diperhatikan, bila pembelajaran dilakukan di ruang tertutup; sedangkan ditempat terbuka perlu diperhatikan gangguan-gangguan yang dating dari lingkungan sekitar. Sarana dan media pembelajaran juga perlu diatur dan ditata sedemikian rupa, demikian halnya dengan penerangan jangan sampai mengganggu pandangan peserta didik. Penciptaan dan pengkondisian iklim sekolah merupakan kewenangan sekolah, dan kepala sekolah bertanggung jawab untuk melakukan berbagai upaya yang lebih intensif dan ekstensif.

g.         Partisipasi Warga Sekolah

Kunci sukses ketujuh adalah partisipasi warga sekolah, khususnya tenaga kependidikan. Keberhasilan pendidikan di sekolah sangat ditentukan oleh keberhasilan kepala sekolah dalam memberdayakan seluruh warga sekolah, khususnya tenaga kependidikan yang tersedia.

Dalam hal ini, peningkatan produktivitas dan prestasi kerja dapat dilakukan dengan meningkatkan perilaku tenaga kependidikan di sekolah melalui aplikasi berbagai konsep dan teknik manajemen personalia modern. Pelaksanaan manajemen tenaga     kependidikan    di Indonesia sedikitnya mencakup tujuh kegiatan utama, yaitu perencanaan tenaga           kependidikan,   pengadaan tenaga kependidikan, pembinaan dan pengembangan tenaga kependidikan, promosi dan mutasi, pemberhentian tenaga kependidikan, kompensasi, dan penilaian tenaga kependidikan. Semua itu perlu dilakukan dengan baik dan benar agar apa yang diharapkan tercapai, yakni tersedianya tenaga kependidikan yang diperlukan dengan kualifikasi dankemampuan yang sesuai, serta dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik dan berkualitas.

 

Respon warga sekolah pada Standar Proses Implementasi Kurikulum 2013

Kunci sukses ketujuh adalah partisipasi warga sekolah, khususnya tenaga kependidikan. Keberhasilan pendidikan di sekolah sangat ditentukan oleh keberhasilan kepala sekolah dalam memberdayakan seluruh warga sekolah, khususnya tenaga kependidikan yang tersedia.

Dalam hal ini, peningkatan produktivitas dan prestasi kerja dapat dilakukan dengan meningkatkan perilaku tenaga kependidikan di sekolah melalui aplikasi berbagai konsep dan teknik manajemen personalia modern. Pelaksanaan manajemen            tenaga  kependidikan    di Indonesia sedikitnya mencakup tujuh kegiatan utama, yaitu perencanaan       tenaga            kependidikan,   pengadaan tenaga kependidikan, pembinaan dan pengembangan tenaga kependidikan, promosi dan mutasi, pemberhentian tenaga kependidikan, kompensasi, dan penilaian tenaga kependidikan. Semua itu perlu dilakukan dengan baik dan benar agar apa yang diharapkan tercapai, yakni tersedianya tenaga kependidikan yang diperlukan dengan kualifikasi dan kemampuan yang sesuai, serta dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik dan berkualitas.

 

 

 

 

 

 

Kisi-Kisi Indikator Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013

Dilihat dari Segi Perencanaan Proses Pembelajaran.

 

 

No.

 

 

Fokus

 

 

Indikator

 

 

Sub Indikator

 

A.

 

 

 

 

Perencanaan proses pembelajaran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1. RPP

 

a. Penyusunan      RPP     sesuai kurikulum 2013

b. Penjabaran kompetensi inti ke dalam kompetensi dasar

2. Sumber Belajar

 

a. Penentuan       materi       dan urutannya

b. Perencanaan pokok bahasan

c. Pemilihan sumber belajar

 

3. Alokasi Waktu

 

Perencanaan dan alokasi waktu

 

4. Media Pembelajaran dan Metode Pembelajaran

 

a. Penentuan tujuan pembelajaran, media dan metode mengajar

b. Merencanakan pembelajaran di luar kelas

c. Identifikasi kesulitan siswa

d. Identifikasi kemajuan siswa

e. Penetapan                   tingkat

ketuntasan belajar

f. Perencanaan       penggunaan teknologi, informasi, dan komunikasi

 

5. Perencanaan Penilaian

 

a. Perencanaan ulangan

b. Perencanaan       penggunaan penilaian       autentik        dan penilaian diri.

c. Perencanaan remidial dan pengayaan

d. Merencanakan         penilaian sikap,              pengetahuan,      dan keterampilan


Kisi-Kisi Indikator Kesiapan Guru Dalam Mengimplementasikan

Kurikulum 2013 Dilihat Dari Segi Pelaksanaan Proses Pembelajaran.

 

 

No.

 

 

Fokus

 

 

Indikator

 

 

Sub Indikator

 

A.

 

Pelaksanaan proses pembelajaran

 

1. Kegiatan pendahuluan

 

a.       Identifikasi karakteristik siswa

b.       Pemetaan kemampuan siswa

c.       Persiapan peserta didik secara psikis dan fisik

 

2. Kegiatan inti

 

a.   Pengembangan pengalaman belajar

b.  Penguasaan metode mengajar

c.   Penentuan strategi mengajar

d.  Penciptaan suasana belajar kondusif

e.   Peningkatan motivasi belajar

f.   Peningkatan kreativitas belajar

g.  Pengembangan budaya membaca dan menulis

h.  Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu

i.    Penerapan teknologi dan komunikasi

j. Melaksanakan pembelajaran di luar kelas

 

3. Kegiatan penutup

 

Pemberian umpan balik

 


Kisi-Kisi Indikator Kesiapan Guru Dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013 Dilihat Dari Segi Penilaian Hasil Pembelajaran.

 

 

No.

 

 

Fokus

 

 

Indikator

 

 

Sub Indikator

 

A.

 

Penilaian proses pembelajaran

 

1. Pengayaan dan remidial

 

1. Identifikasi kompetensi yang sudah dikuasai dan yang belum dikuasai oleh siswa

2. Identifikasi siswa yang mengikuti remidial dan pengayaan

3. Perbaikan kegiatan belajar mengajar

 

2. Metode

 

penilaian

 

a. Melaksanaan ulangan

 

b. Pelaksanaan penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan

c. Penggunaan penilaian otentik dan penilaian diri

d. Pelaporan pencapaian hasil belajar

 


Kisi-Kisi Indikator Penelitian Faktor Pendukung dan Penghambat Dalam

Mengimplementasikan Kurikulum 2013

 

 

 

 

No.

 

 

 

Fokus

 

 

 

Indikator

 

 

 

 

 

A.

 

 

 

Faktor Pendukung dan Penghambat

 

1. Perencanaan proses pembelajaran

 

2. Pelaksanaan proses pembelajaran

 

3. Penilaian proses pembelajaran

 

 

 

 

 

 

 

 

Kisi-Kisi Indikator Penelitian Respon Warga Sekolah Dalam

Mengimplementasikan Kurikulum 2013

 

 

 

 

No.

 

 

 

Fokus

 

 

 

Indikator

 

 

 

 

 

A.

 

 

 

 

Respon Warga Sekolah

1. Sosialisai

 

2. Kerjasama

 

3. Dukungan

 


Instrumen Observasi Lansung Standar Proses Implementasi Kurikulum 2013

 

 

Nama Lengkap          : ...................................................................................................

Mata Pelajaran          : ...................................................................................................

Hari/Tanggal             : ...................................................................................................

Pukul                          :           /           s.d.                 /           WIB

Asal Sekolah              : ...................................................................................................

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


No.

 

 

Pernyataan

 

 

Jawaban

Ya

Kadang

Tidak

Aspek Perencanaan

 

 

 

1.

 

Menyusun RPP sesuai dengan kurikulum 2013

 

 

 

 

2.

 

Menjabarkan kompetensi inti ke dalam kompetensi dasar dengan mencakup pengembangan sikap

 

 

 

 

3.

 

Menjabarkan kompetensi inti ke dalam kompetensi dasar dengan mencakup pengetahuan peserta didik

 

 

 

 

4.

 

Menjabarkan kompetensi inti ke dalam kompetensi dasar dengan mencakup keterampilan peserta didik

 

 

 

 

5.

 

Menentukan sumber bahan dan sumber acuan untuk mencapai tujuan pembelajaran

 

 

 

 

6.

 

Merencanakan penggunaan teknologi, informasi, dan komunikasi

 

 

 

 

7.

 

Menentukan materi pelajaran

 

 

 

 

8.

 

Mengurutkan materi pelajaran

 

 

 

 

9.

 

Menentukan tujuan pembelajaran

 

 

 

 

10.

 

Menentukan metode untuk merealisasikan tujuan pembelajaran

 

 

 

 

11.

 

Menentukan media/alat untuk mencapai tujuan pembelajaran

 

 

 

 

12.

 

Merencanakan lamanya peserta didik dalam mempelajari materi yang telah ditentukan

 

 

 

 

13.

 

Mengalokasikan waktu yang tersedia sesuai dengan tingkat kesukaran materi, luas, dan cakupan materi serta arti penting materi

 

 

 

 

14.

 

Merencanakan         untuk        mengidentifikasikan kesulitan materi

 

 

 

 

15.

 

Mengembangkan alat untuk mengidentifikasi kemajuan peserta didik

 

 

 

 

16.

 

Merencanakan untuk mengidentifikasi kemajuan peserta didik

 

 

 

 

17.

 

Menetapkan tingkat ketuntasan belajar

 

 

 

 

18.

 

Merencanakan pembelajaran remidial

 

 

 

 

19

Merencanakan kegiatan pengayaan

 

 

 

 

20

Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi inti yang akan dicapai

 

 

 

 

21

Menyampaikan cakupan materi sebelum memulai pembelajaran

 

 

 

 

22

Merencanakan kegiatan pembelajaran di luar kelas

 

 

 

 

23

Merencanakan ulangan harian

 

 

 

 

24

Merencanakan ulangan tengah semester

 

 

 

 

25

Merencanakan ulangan akhir semester

 

 

 

 

26

Merencanakan penilaian sikap

 

 

 

 

27

Merencanakan penilaian pengetahuan

 

 

 

 

28

Merencanakan penilaian keterampilan

 

 

 

 

29

Merencanakan penggunaan penilaian autentik

 

 

 

 

30

Merencanakan penggunaan penilaian diri

 

 

 

 

Aspek Pelaksanaan

 

 

 

31

Melaksanakan        pretest       untuk       mengetahui kemampuan awal peserta didik

 

 

 

 

32

Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran

 

 

 

 

33

Mengidentifikasi karakteristik peserta didik

 

 

 

 

34

Melakukan pemetaan kemampuan awal peserta didik

 

 

 

 

35

Mengembangkan pengalaman belajar peserta didik

 

 

 

 

36

Mengembangkan budaya membaca dan menulis

 

 

 

 

37

Mengakomodasi pemebelajarn tematik-terpadu

 

 

 

 

38

Menerapkan teknologi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan sesuai dengan situasi kondisi

 

 

 

 

39

Menguasai dan menerapkan metode mengajar

 

 

 

 

40

Menentukan strategi mengajar

 

 

 

 

41

Melaksanakan strategi mengajar

 

 

 

 

42

Menciptakan suasana belajar mengajar yang kondusif

 

 

 

 

43

Memotivasi peserta didik dalam belajar

 

 

 

 

44

Mengembangkan kreativitas belajar peserta didik

 

 

 

 

45

Melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar kelas

 

 

 

 

46

Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil belajar

 

 

 

 

Penilaian Hasil Pembelajaran

 

 

 

 

 

47

Mengidentifikasi tingkat pencapaian kompetensi peserta didik

 

 

 

 

48

Mengidentifikasi kompetensi yang sudah dikuasai peserta didik

 

 

 

 

49

Mengidentifikasi kompetensi yang belum dikuasai peserta didik

 

 

 

 

50

Mengidentifikasi peserta didik yang mengikuti pembelajaran remidial

 

 

 

 

51

Melaksanakan pembelajaran remidial

 

 

 

 

52

Mengidentifikasi peserta didik yang mengikuti pengayaan

 

 

 

 

53

Melaksanaan kegiatan pengayaan

 

 

 

 

54

Melaksanakan ulangan harian

 

 

 

 

55

Melaksanakan ulangan tengah semester

 

 

 

 

56

Melaksanakan ulangan akhir semester

 

 

 

 

57

Memperbaiki kegiatan belajar mengajar

 

 

 

 

58

Melaksanakan penilaian sikap

 

 

 

 

59

Melaksanakan penilaian pengetahuan

 

 

 

 

60

Melaksanakan penilaian keterampilan

 

 

 

 

61

Melaksanakan penggunaan penilaian autentik

 

 

 

 

62

Melaksanakan penggunaan penilaian diri

 

 

 

 

63

Melaporkan pencapaian hasil belajar

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Lembar Observasi Dokumentasi Kesiapan Guru

Dalam Proses Pembelajaran

 


Nama Lengkap          : ...................................................................................................

Mata Pelajaran          : ...................................................................................................

Asal Sekolah              : ...................................................................................................

 
 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Ceklist Kesiapan Guru

 

 

 

 

No.

 

 

 

Indikator

 

Keterangan

 

Ya

 

Tidak

 

1.

 

Menyusun RPP sesuai kurikulum 2013

 

 

 

2.

 

Menyiapkan sumber belajar

 

 

 

3.

 

Menyiapkan media pembelajaran

 

 

 

4.

 

Alokasi waktu 1 jam pelajaran 45 menit

 

 

 

5.

 

Menggunakan metode pembelajaran saintifik

 

 

 

6.

 

Menggunakan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK)

 

dalam pembelajaran

 

 

 

7.

 

Materi pembelajaran mencakup kompetensi sikap

 

 

 

8.

 

Materi pembelajaran mencakup kompetensi pengetahuan

 

 

 

9.

 

Materi pembelajaran mencakup kompetensi keterampilan

 

 

 

10.

 

Melaksanakan kegiatan pendahuluan dalam pelaksanaan

 

proses pembelajaran

 

 

 


 

 

 

No.

 

 

 

Indikator

 

Jawaban

 

Ya

 

Tidak

 

11.

 

Melaksanakan kegiatan inti dalam pelaksanaan proses pembelajaran

 

 

 

12.

 

Melaksanakan kegiatan penutup dalam pelaksanaan proses

 

pembelajaran

 

 

 

13.

 

Memberi ruang bagi peserta didik untuk berpartisipasi aktif

 

dalam pembelajaran

 

 

 

14.

 

Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil

 

pembelajaran

 

 

 

15.

 

Memberikan tugas mandiri

 

 

 

16.

 

Memberikan tugas kelompok

 

 

 

17.

 

Menyiapkan      perangkat     penilaian     pembelajaran      sesuai

 

kurikulum 2013

 

 

 

18.

 

Penilaian menggunakan pendekatan penilaian autentik

 

 

 

19.

 

Penilaian menggunakna pendekatan penilaian diri

 

 

 

20.

 

Penilaian     menggunakan     pendekatan     penilaian     berbasis portofolio

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

WAWANCARA TERBUKA (GURU)

 

Nama Lengkap          : ...................................................................................................

Mata Pelajaran          : ...................................................................................................

Asal Sekolah              : ...................................................................................................

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Daftar Pertanyaan :

 

 

1.        Apakah Bapak/Ibu menyusun RPP sesuai kurikulum 2013?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

2.        Apakah Bapak/Ibu k menyiapkan sumber belajar?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

 

3.        Apakah Bapak Menyiapkan media pembelajaran?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

4.        Berapa menit alokasi waktu setiap mata pelajaran?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

 

 

5.        Apakah bapak menggunakan metode pembelajaran saintifik?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

6.        Apakah Bapak menggunakan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

7.        Apakah materi pembelajaran yang Bapak sampaikan mencakup kompetensi sikap?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

8.        Apakah materi pembelajaran yang Bapak sampaikan mencakup kompetensi pengetahuan?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

 

9.        Apakah materi pembelajaran yang Bapak sampaikan mencakup kompetensi keterampilan?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

 

 

 

 

10.    Apakah Bapak melaksanakan kegiatan pendahuluan dalam pelaksanaan proses pembelajaran?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

11.    Apakah Bapak melaksanakan kegiatan inti dalam pelaksanaan proses pembelajaran?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

12.    Apakah Bapak melaksanakan kegiatan penutup dalam pelaksanaan proses pembelajaran?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

13.    Apakah Bapak memberi ruang bagi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

14.    Apakah Bapak memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

15.    Apakah Bapak memberikan tugas mandiri?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

16.    Apakah Bapak memberikan tugas kelompok?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

17.    Apakah Bapak menyiapkan perangkat penilaian pembelajaran sesuai kurikulum 2013?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

18.    Apakah penilaian menggunakan pendekatan penilaian autentik?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

19.    Apakah penilaian menggunakan pendekatan penilaian diri?

 

Jawab:

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

20.    Apakah penilaian menggunakan pendekatan penilaian berbasis portofolio?

 

Jawab :

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

...........................................................................................................................................

 

 

 

 



Lembar Observasi Faktor Pendukung dan Penghambat

Implementasi Kurikulum 2013 Pada Standar Proses Pembelajaran

 

Nama Lengkap          : ...................................................................................................

Mata Pelajaran          : ...................................................................................................

Asal Sekolah              : ...................................................................................................

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


No

Aspek

Ya

Tidak

1

Individual peserta didik, guru perlu memperhatikan hal-hal berikut:

a.          Menggunakan metode yang bervariasi;

b.         Memberikan tugas yang berbeda bagi setiap peserta didik;

c.          Mengelompokkan peserta didik berdasarkan kemampuannya, serta disesuaikan dengan mata pelajaran;

d.         Memodifikasi dan memperkaya bahan pelajaran;

e.          Menghubungi spesialis, bila ada peserta didik yang mempunyai kelainan;

f.          Menggunakan prosedur yang bervariasi dalam membuat penilaian dan laporan;

g.         Memahami bahwa peserta didik tidak berkembang dalam kecepatan yang sama;

h.         Mengembangkan situasi belajar yang memungkinkan setiap anak bekerja dengan kemampuan masing-masing pada setiap pelajaran; dan

i.           Mengusahakan keterlibatan peserta didik dalam berbagai kegiatan pembelajaran.

j.           Mengamati peserta didik dalam berbagai situasi, baik di kelas maupun di luar kelas;

k.         Menyediakan waktu untuk mengadakan pertemuan dengan peserta didik, sebelum, selama dan setelah pembelajaran;

l.           Mencatat dan mengecek seluruh pekerjaan peserta didik, dan memberikan komentar yang konstruktif;

m.       Mempelajari catatan peserta didik yang adekuat;

n.         Membuat tugas dan latihan untuk kelompok;

o.         Memberikan kesempatan khusus bagi peserta didik yang memiliki kemampuan berbeda; serta

p.         Memberikan penilaian secara adil, dan trasparan.

 

 

2

Kompetensi dan karekteristik guru, untuk mendukung implementasi Kurikulum 2013 antara lain sebagai berikut:

a.          Menguasai dan      memahami       kompetensi      inti dalam hubungannya dengan kompetensi lulusan;

b.         Menyukai apa yang diajarkannya dan menyenangi mengajar sebagai suatu profesi;

c.          Memahami peserta didik, pengalaman, kemampuan, dan prestasinya;

d.         Menggunakan metode dan media yang bervariasi dalam mengajar dan membentuk kompetensi peserta didik;

e.          Memodifikasi dan mengeliminasi bahan yang kurang penting bagi kehidupan peserta dididk;

f.          Mengikuti perkembangan pengetahuan mutakhir;

g.         Menyiapkan proses pembelajaran;

h.         Mendorong peserta didik untuk memperoleh hasil yang lebih baik; serta

i.           Menghubungkan pengalaman yang lalu dengan kompetensi dan karakter yang akan dibentuk.

j.           Respek dan memahami dirinya, serta dapat mengontrol dirinya (emosinya stabil);

k.         Antusias dan bergairah terhadap bahan, kelas, dan seluruh kegiatan pembelajaran

l.           Berbicara  dengan jelas     dan      komunikatif     (dapat mengkomunikasikan idenya terhadap peserta didik);

m.       Memperhatikan perbedaan individual peserta didik;

n.         Memiliki banyak pengetahuan, inisiatif, kreatif dan banyak akal;

o.         Mengindari sarkasme dan ejekan terhadap pesrta didik; serta

p.         Tidak menonjolkan diri, dan menjadi teladan bagi peserta didik.

 

 

3

Kunci sukses yang mendorong keberhasilan implementasi Kurikulum 2013 antara lain :

a.           kepemimpinan kepala sekolah

b.           kreativitas guru

c.           aktivitas peserta didik

d.           sosialisasi

e.           fasilitas

f.            sumber belajar

g.           lingkungan yang kondusif akademik,

h.           partisipasi warga sekolah.

 

 

4

Kendal dalam implementasi

a.           Guru belum siap dan sulit mengubah pola pikirnya.

b.          Guru pada beberapa mata pelajaran kehilangan tugas dan jam mengajar.

c.           Minimnya informasi mengenai pedoman dan sosialaisasi kurikulum 2013.

d.          Isi Buku Tidak Sesuai.

e.           Silabus yang ada dari pemerintah hanya untuk mata pelajaran tertentu saja dan mata pelajaran yang lain guru masih menggunakan silabus yang diterapkan pada kurikulum KTSP.

f.            Sarana dan prasarana sekolah yang belum memadai.

g.           Pendistribusian buku-buku pelajaran atau modul penunjang yang masih sangat kurang dan tidak sesuai dengan jumlah siswa.