Monday, June 15, 2020

KONSEP DAN CIRI-CIRI PEMBELAJARAN ONLINE / DARING

KONSEP PEMBELAJARAN ON LINE

 

Pembelajaran On Line

Dirangkum dari Modul Konsep Pembelajaran On Line oleh Dr. Cepi Riyana, M.Pd. Kualitas pendidikan adalah salah satu masalah pendidikan yang harus menjadi sorotan penting dalam perbaikan sistem pendidikan, khususnya yang berkenaan dengan kualitas pembelajaran. Dari berbagai kondisi dan potensi yang ada, upaya yang dapat dilakukan untuk peningkatan kualitas tersebut adalah mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada siswa. Pembelajaran yang berorientasi pada siswa dapat dilakukan dengan membangun sistem pembelajaran yang memungkinkan siswa memiliki kemampuan untuk belajar lebih menarik, interaktif, dan bervariasi. Siswa harus mampu memiliki kompetensi yang berguna bagi masa depannya. Seiring dengan perkembangan teknologi berikut infrastruktur penunjangnya, upaya peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi tersebut dalam suatu sistem yang dikenal dengan online learning.

Pembelajaran online pertama kali dikenal karena pengaruh dari perkembangan pembelajaran berbasis elektronik (e-learning) yang diperkenalkan oleh Universitas Illionis melalui sistem pembelajaran berbasis komputer (Hardiayanto). Online learning merupakan suatu sistem yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih luas, lebih banyak, dan bervariasi. Melalui fasilitas yang disediakan oleh sistem tersebut, siswa dapat belajar kapan dan dimana saja tanpa terbatas oleh jarak, ruang dan waktu. Materi pembelajaran yang dipelajari lebih bervariasi, tidak hanya dalam bentuk verbal, melainkan lebih bervariasi seperti visual, audio, dan gerak. Secara umum, pembelajaran online sangat berbeda dengan pembelajaran secara konvensional. Pembelajaran online lebih menekankan pada ketelitian dan kejelian siswa dalam menerima dan mengolah informasi yang disajikan secara online.

Pembelajaran yang sepenuhnya online membutuhkan beberapa persyaratan utuk siswa, yaitu : (1) ICT literacy: siswa harus memiliki kemampuan awal berupa penguasaan ICT yang dasar sebagai alat untuk belajar, artinya jika siswa kelas rendah dimana kemampuan membaca dan menuisnya belum baik, maka tidak cocok menggunakan online, namun bagi mereka lebih cocok menggunakan kelas tradisional yang langsung dibimbing oleh guru secara langsung. (2) Indevedency: online learning membutuhkan kondisi siswa yang sudah terbiasa untuk belajar mandiri, yaitu memanfaatkan fasilitas belajar online untuk mempelajari materi, mengerjakan quiz dan berlatih menguasai kompetensi tanpa harus di bimbing langsung oleh guru. Dalam hal ini siswa harus memiliki motivasi internal yang tinggi untuk terus belajar mencapai target dan kondisi seperti ini hanya ada pada siswa kelas tinggi dan pendidikan tinggi. (3) Creativity and Critical Thinking : fasilitas pembelajaran online sangat beragam, siswa dapat mempelajari berbagai tools yang tersedia seperti browsing, chatting, groups discussion, video conferencing, quiz online, drill online dan lainnya, hal ini menuntut adanya kreativitas siswa untuk memanfaatkan semua dengan optimal. Dalam hal ini diperlukan kreatifitas siswa memvariasikan dan menggali pengalaman belajar dengan modus yang bervariasi. Online learning memfasilitasi content yang lebih banyak dari materi yang tersedia di pembelajaran tradisional, sehingga siswa dituntut untuk memiliki kemampuan kritis untuk memilih, menentukan dan menyerap pengetahuan mana yang lebih dibutuhkannya.

 

Ciri – Ciri Siswa Dalam Pembelajaran On Line

Berdasarkan paparan sebelumnya mengenai pembelajaran online, selanjutnya akan dipaparkan juga tentang ciri-ciri siswa dalam pembelajaran online untuk memperkaya pengetahuan Anda,  apakah Anda mengetahui apa saja ciri-ciri siswa dalam pembelajaran online?. Mungkin salah satu dari jawaban Anda benar. Menurut Dabbagh, N. (2007) ada beberapa ciri-ciri siswa dalam pembelajaran online yaitu, sebagai berikut :

1.  Spirit Belajar Siswa, dalam pembelajaran harus memiliki semangat yang kuat untuk pembelajaran secara mandiri. Dalam pembelajaran online ketuntasan belajar dan pemahaman materi ditentukan oleh siswa itu sendiri.

2.  Literacy terhadap Teknologi, selain dari kemandirian belajar, keberhasilan dari pembelajaran online ditentukan dari sejauh mana siswa memahami teknologi yang dipakai untuk pembelajaran online. Sebelum melakukan pembelajaran online, siswa harus terlebih dahulu menguasai atau memahami mengenai teknologi yang akan dipakai sebagai alat untuk pembelajaran online.

3.  Kemampuan Berkomunikasi Intrapersonal Siswa, yang ingin berhasil dalam pembelajaran online harus memiliki kemampua interpersonal dan kemamuan komunikasi yang baik. Kemampuan interpersonal diperlukan untuk tetap menjalin interaksi atau hubungan dengan siswa yang lainnya.

4.  Berkolaborasi Memahami dan menggunakan pembelajaran interaksi dan kolaborasi.  Pembelajaran dilakukan secara mandiri oleh siswa, maka siswa harus pandai berinteraksi dengan siswa lainnya ataupun dengan guru di dalam forum yang telah disediakan. Interaksi tersebut sangat diperlukan, terutama ketika siswa mengalami kesulitan mengenai satu materi pelajaran. Selain itu siswa dengan pembelajaran online perlu tetap menjalani interaksi untuk melatih jiwa sosial yang ada.

5.  Keterampilan untuk Belajar Mandiri, Salah satu dari karakteristik pebelajar online adalah memiliki kemampuan belajar secara mandiri. Belajar secara mandiri sangat diperlukan dalam pembelajaran online. Karena dalam proses belajar, siswa akan mencari, menemukan dan menyimpulkan dari apa yang dipelajarinya secara mandiri. Pada belajar mandiri, faktor motivasi menjadi sangat penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. 

 

Ciri – Ciri Guru Dalam Pembelajaran On Line

Pada pembelajara online, guru berperan sebagai fasilitator. Menurut  Robin M dan Frank R (2010: 14) bahwa dalam pembelajaran online, guru, dosen, tutor, instruktur menjadi seorang fasilitator, pemandu, atau bahkan narasumber ahli, dan bukan lagi menjadi satu-satunya penentu bagi pengalaman pembelajaran siswa.  Ketika menjadi fasilitator, sudah pasti tugas-tugas dari guru pun berubah. Guru yang pada awalnya menjadi sumber belajar utama, pada pembelajaran online sumber belajar dapat dari mana saja. Guru sebagai fasilitator menjembantani dan memfasitasi kegiatan belajar siswa. Dimana guru bertugas untuk mempersiapkan segala hal yang dapat merangsang siswa untuk dapat belajar secara mandiri.  Dalam pembelajaran online, guru menyiapkan materi pelajaran untuk dapat diakses oleh siswa. Selain itu guru juga merancang pembelajaran online dari awal proses pembelajaran seperti membuat silabus, RPP, mempersiapkan materi, penilaian, diskusi dan lain-lain.  Pada pembelajaran online guru tetap dapat berperan sebgai guru pada umumnya, yaitu berinteraksi dengan sswa, hanya saja caranya yang berbeda. Pada pembelajaran online, semua interaksi dilakukan secara tidak langsung atau tidak tatap muka. Biasanya guru pada pembelajaran online akan membuat forum diskusi dimana siswa dan guru dapat berinteraksi. Dalam forum diskusi, guru dapat menilai semua aktifitas dan keaktifan siswa. Untuk dapat menjalankan semua tugas dalam pembelajaran online, maka  dapat dianalisis beberapa kompetensi yang diperlukan oleh seorang guru pembelajaran online. Menurut Hardianto, terdapat 8 kompetensi yang harus dimiliki oleh guru pembelajaran online, yaitu sebagai berikut :

1.  Menguasai dan Update Terhadap Perkembangan Internet, dalam hal ini guru harus dapat memanfaatkan setiap teknologi yang dapat mendukung proses belajar siswa. Selai itu guru harus paham dan menguasai setiap teknologi dan internet.

2.  Lebih Menguasai Ilmu Pengetahuan Pokok dan Pendamping, seorang guru tentunya harus menguasai materi yang akan disampaikan, maupun materi yang ditulisnya dalam pembelajaran online.

3.  Kreatif dan Inovatif Dalam Menyajikan Materi, guru diharapkan memiliki sifat kreatif dan inovatif. Hal ini diperlukan dalam membuat materi pelajaran  agar materi yang dibuat dapat menarik perhatian siswa dan bermakna untuk siswa. Selain itu guru perlu memunculkan inovasi-inovasi baru untuk meminimalisir kebosanan yang sering dialami oleh siswa. Dengan pembelajaran yang kreatif dan inovaif akan lebih menarik perhatian siswa, ketika ketertarikan siswa tinggi maka rasa ingin tahu siswa pun tinggi.

4.  Mampu Memotivasi Siswa, pembelajaran online merupakan pembelajaran mandiri yang dilakukan oleh siswa. Tetapi sebagai seorang guru perlu terus memotivasi siswa untuk terus belajar.

5.  Kemampuan dalam Desain Pembelajaran Online, desain pembelajaran merupakan salah satu tahapan yang dinilai penting dalam proses pembelajaran. Guru harus dapat memilah dan memilih desain pembelajaran yang cocok untuk semua siswa.

6.  Kemampuan Mengelola Sistem Pembelajaran Online, dalam pembelajaran online, guru mampu mengelola sistem yang dipakai dalam pembelajaran online. Hal ini untuk mengatasi permsalah-permasalahan yang diakibatkan oleh kerusakan sistem.

7.  Ketepatan dalam Pemilihan Bahan Ajar Online Learning, pemilihan bahan ajar dan sistem penilaian pun menjadi hal penting dlaam pembelajaran online. Setiap bahan ajar dan penilain yang ada harus sesuai dengan segala macam karakteristik siswa.

8.  Kemampuan dalam Mengontrol Proses Pembelajaran, guru perlu mengontrol jalannya proses pembelajaran. Guru harus bisa memposisikan dirinya sebaik mungkin. Pada saat apa guru harus membantu siswa, dan pada bagaimana guru harus memotivsi siswa.


No comments: