Monday, June 22, 2020

KHUTBAH SINGKAT : KEAGUNGAN ILMU

KEAGUNGAN ILMU

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَصْلَحَ الضَمَائِرَ، وَنَقَّى السَرَائِرَ، فَهَدَى الْقَلْبَ الحَائِرَ إِلَى طَرِيْقِ أَوْلَي البَصَائِرَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيُكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَنْقَى العَالَمِيْنَ سَرِيْرَةً وَأَزكْاَهُمْ سِيْرَةً، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى هَدْيِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ .اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى:

$pkšr'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#þqãZtB#uä #sŒÎ) Ÿ@ŠÏ% öNä3s9 (#qßs¡¡xÿs? Îû ħÎ=»yfyJø9$# (#qßs|¡øù$$sù Ëx|¡øÿtƒ ª!$# öNä3s9 ( #sŒÎ)ur Ÿ@ŠÏ% (#râà±S$# (#râà±S$$sù Æìsùötƒ ª!$# tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNä3ZÏB tûïÏ%©!$#ur (#qè?ré& zOù=Ïèø9$# ;M»y_uyŠ 4 ª!$#ur $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ׎Î7yz ÇÊÊÈ 

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Ibadah kepada Allah semata merupakan hikmah dari penciptaan dan perintahNya. Untuk tujuan ibadah itulah, Allah –Subhanahu wa Ta’alah – mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitabNya. Hanya dengan ibadah, maka kemuliaan martabat kebahagiaan, kesentosaan dan keselamatan manusia dapat terwujud. Derajat manusia di sisi Allah sangat ditentukan oleh tingkatan ibadahnya. Di antara anugerah dan kemurahan Allah ialah bahwa Dia telah menetapkan berbagai macam amal ibadah dengan maksud untuk memberikan aneka ragam kenikmatan dan meninggikan derajat bagi hamba-hambaNya.

 

Ibadah dalam agama demikian agung peranannya,mengalahkan segalanya, pelurus bagi yang lainnya. Siapa yang menjalankannya pasti beruntung, siapa yang mengabaikannya pasti menyesal. Allah memuji para pelaku ibadah dan melebihkan kedudukan mereka karena ibadah. Maka ibadah menjadi penuntun seseorang menuju Tuhannya dan penerang jalan hidupnya. Kesempurnaan seseorang dan keselamatannya dunia dan akhirat sangat tergantung pada ibadahnya. Maka melalui ibadah, Allah-subhanahu wata’ala- dikenal dan disembah, dipuja, disebut dan diagungkan.

 

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Dengan ibadah urusan umat ini menjadi baik dan terangkat. Berkat ibadah jiwa manusia menjadi lurus dan bersih, petunjuk jalan dan kebahagiaan manusia ditemukan, generasi penerus terjamin dan lestari. Itulah sebabnya mengapa ayat pertama kali yang turun memotivasi manusia agar menuntut ilmu, hal ini tertuang pada Q.S. Al – Alaq ayat 1 - 5 :

ù&tø%$# ÉOó$$Î/ y7În/u Ï%©!$# t,n=y{ ÇÊÈ t,n=y{ z`»|¡SM}$# ô`ÏB @,n=tã ÇËÈ ù&tø%$# y7š/uur ãPtø.F{$# ÇÌÈ Ï%©!$# zO¯=tæ ÉOn=s)ø9$$Î/ ÇÍÈ zO¯=tæ z`»|¡SM}$# $tB óOs9 ÷Ls>÷ètƒ ÇÎÈ  

Artinya : bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

 

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Ibnu Katsir –rahimahullah- berkata : “Ayat Al-Qur’an yang pertama kali turun adalah ayat-ayat yang mulia dan berkah tersebut, dan ayat-ayat ini adalah rahmat yang pertama kali Allah merahmati hamba-hambaNya sekalikgus nikmat yang pertama kali Allah anugrahkan kepada hamba-hambaNya.”

 

Misi agama Islam seluruhnya adalah ilmu dan amal. Maka ilmu merupakan separuh dari misi agama ini. Firman Allah dalam Q.S. At Taubah ayat 33 :

uqèd üÏ%©!$# Ÿ@yör& ¼ã&s!qßu 3yßgø9$$Î/ ÈûïÏŠur Èd,ysø9$# ¼çntÎgôàãÏ9 n?tã Ç`ƒÏe$!$# ¾Ï&Íj#à2 öqs9ur on̍Ÿ2 šcqä.ÎŽô³ßJø9$# ÇÌÌÈ  

Artinya : Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.

 

Tidak ada suatu hal yang paling menenteramkan dan menyejukkan hati seorang hamba dari pada cintanya kepada Allah, dan untuk mengakses ke sana hanya bisa dilakukan melalui ilmu. Ilmu merupakan hikmah yang Allah anugerahkan kepada seorang hamba yang dikehendakiNya.

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Ilmu merupakan neraca untuk mengetahui tingkatan kualitas amal ibadah seseorang dan kadar derajatnya. Dengan ilmu, amal seseorang menjadi berkualitas dan tumbuh bersih. Kemurnian akidah seseorang dan keikhlasannya dalam beribadah kepada Allah serta pengamalan sunnah nabiNya tidak akan terwujud kecuali dengan ilmu. Di sini Allah –Subhanahu wa Ta’ala– memulai penyebutan ilmu sebelum ucapan dan pengamalan. Ilmu adalah penuntun dan panglima terlaksananya suatu amal. Maka setiap amal yang tidak dibimbing oleh ilmu tidaklah berguna bagi pelakunya bahkan menjadi senjata makan tuan. Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa dibarengi ilmu, maka ibadahnya lebih banyak mendatangkan kemudharatan dari pada kemaslahatan.

 

Ilmu yang paling afdhol dan yang paling mulia dan dialah yang dipuji dalam dalil-dalil adalah ilmu yang bersumber dari al-Qur’an dan As-Sunnah. Dan yang paling mulia adalah ilmu tentang Allah dan nama-namaNya serta sifat-sifat-Nya, dan ia adalah tujuan dari penciptaanNya dan perintahNya. Wajib atas setiap muslim untuk berusaha mempelajari ilmu-ilmu yang wajib, yang dengannya ia meluruskan tauhid dan ibadahnya. Wajib bagi penuntut ilmu untuk mengagungkan ilmu dan meminta kepada Allah ilmu yang bermanfaat disertai dengan berprasangka baik kepada Allah, demikian juga wajib baginya untuk senantiasa bertakwa karena takwa merupakan penolong terbaik untuk meraih ilmu. Barangsiapa yang mengamalkan ilmunya maka Allah akan menganugerahkan kepadanya ilmu yang ia tidak ketahui. Semoga kita termasuk orang-orang yang diberikan oleh Alloh SWT, ilmu yang bermanfaat sebagai dasar ibadah yang kuat, Aamiin.

اَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

 


No comments: