Thursday, June 18, 2020

LAPORAN STUDI KASUS PPL (PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN)

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    Konfidensialitas

Tantangan saya menjadi mahasiswa Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam dan sebagai calon pendidik diharapkan  bisa menjadi seorang tenaga pendidik yang profesional dengan diwajibkan untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan ( PPL ). Tujuan studi kasus ini adalah untuk membantu dan melatih tenaga pendidik dalam memberikan bantuan dan bimbingan kepada siswa dalam memecahkan suatu masalah.

Pada studi kasus ini saya mengambil siswa kelas (X-1), yang mana menurut saya klien wajib mendapat bimbingan dan pelayananm khusus. Pengumpulan informasi tentang klien melalui observasi, wawancara, dan data yang diperoleh untuk sumber atas permasalahan klien tersebut. Dalam studi kasus ini nama asli klien dirahasiakan, dan diganti dengan nama fiktif, sehingga apabila ada kesamaan dalam penggunaan nama atas klien tersebut itu tanpa unsur kesengajaan dan hanya kebetulan belaka. Dengan menemukan sumber penyebab masalah yang dihadapi oleh klien diharapkan bisa memberikan pemecahan masalah yang dihadapai oleh klien. Dengan usaha-usaha yang sudah dilakukan

B.     Identitas klien

Nama                                                         : X

Jenis kelamin                                             : Laki-laki

Kewarganegaraan                                     : Indonesia

Tampat /Tanggal lahir                               : Surabaya, 23 Agustus 1993

Kelas                                                         : X-1

Alamat                                                      : X

Hobi                                                          : Baca komik, Facebookan, Main gitar

Cita-cita                                                    : Dokter Sp. PD

Jumlah saudara                                         : 3       

Anak ke                                                     : 1

C.    Lukisan Tentang Klien

  1. Keadaan Jasmani                                

Tinggi badan                                       :168 cm

Berat badan                                         : 49 kg

Warna kulit                                         : Sawo matang

Warna rambut                                     : Hitam

Golongan darah                                  : O

  1. Keadaan Kesehatan

Keadaan mata                                     : Min 1/4 + silinder 1/4

Keadan telinga                                    : Normal

Keadaan yang pernah diderita            : Radang lambung

Cacat jasmani                                      : -

  1. Identitas Keluarga

a.       Nama ayah                                    : X

Status                                            : Kandung

Agama                                           : Islam

Kewarganegaraan                         : Indonesia

Pendidikan                                                : STM

Pekerjaan                                       : Swasta

b.      Nama ibu                                       : X.

Agama                                           :Islam

Status                                            : Kandung

Kewarganegaraan                         : Indonesia

Pendidikan                                                : FKPI

Pekerjaan                                       : Ibu rumah tangga

  1. Keadaan Sekolah                               

Umur masuk SD                                 : 7 Tahun

Lama sekolah SD                                : 6 Tahun

Nama SLTP asal                                 : SMP Hang tuah 5

Umur masuk SLTP                             : 13 Tahun

Lama masuk SLTP                             : 3 Tahun

Umur masuk SLTA                            : 16 Tahun

Pelajaran yang disenangi                    :Olah raga danIPS (kecuali ekonomi)

Pelajaran yang tidak disenangi           : Matematika dan fisika

  1. Rencana masa depan

Klien kami setelah menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Sidoarjo, klien ingin menjadi seorang (Dokter Sp. PD)

  1. kesulitan yang dihadapi sekarang

Dari hasil penelitian yang digali oleh peneliti melalui pendekatan personal, dapat disimpulkan klien mengalami masalah dalam hal kesulitan dan kurangnya kosentrasi dalam belajar serta dukungan atau motifasi interen (kemauan belajar dari diri sendiri) dan eksteren (suasana dalam kelas). Tentunya hal ini berdampak buruk pada prestasi dan hasil belajar klien.

 

D.    Hal-hal Khusus Tentang Klien

1.      Kapan (jam berapa) kamu belajar?

Jawab: 19:00 BBWI

2.      Apakah kamu memiliki tempat khusus untuk belajar?

Jawab: Kamar

3.      Siapakah anggota keluarga kamu yang menemani belajar?

Jawab: Belajar sendiri

4.      Pelajaran apa yang paling kamu suka?

Jawab: IPS dan TIK (karena bersifat teori)

5.      Pelajaaran apa yag paling kamu tidak suka?

Jawab: Matematika, fisika, kimia dan Bhs. Inggris

6.      Pernakah kamu bersikap tidak jujur dalam proses belajar mengajar?

Jawab: Ya! (nyontek)

7.      Buku-buku apa yang sering kamu baca?

Jawab: Komik dan novel

8.      Sebutkan referensi yang pernah kamu baca?

Jawab: -

9.      Koran/majalah apa yang sering kamu baca?

Jawab: Jawa pos

10.  Rublik apa yang pertama kali kamu baca?

Jawab: Olah raga dan ekonomi

11.  Bila kamu punya persoalan kepada siapa kamu curhat?

Jawab: Teman dekat (Bagus)

12.  Apa yang kamu lakukan ketika kamu jenuh?

Jawab: Main komputer

13.  Adakah keluargamu yang pernah kamu ajak curhat?

Jawab: -

14.  Bakat apa yang menonjol pada diri kamu?

Jawab: Musik, marching band

15.  Apa usaha yang kamu lakukan untuk mengembangkan bakat itu?

Jawab: Latihan

16.  Kegiatan Ekstra sekolah apa yang kamu ikuti?

Jawab: -

17.  Apakah kamu suka berorganisasi, organisasi apa yang sekarang kamu ikuti?

Jawab: Ya! (karang taruna)

18.  Siapa teman sekelasmu yang kamu anggap kurang akarab?

Jawab: Semua

19.   Siapa teman sekelasmu yang kamu senangi?

Jawab: Semua

20.  Siapa teman kelasmu yang tidak kamu senangi?

Jawab: Siswa yang bikin gadu

21.  Kesulitan apa yang sekarang sedang kamu hadapi (dirumah/disekolah)?

Jawab: Belajar

22.  Apakah orang tuamu meberi kebebasan untuk menentukan pilihan hidupmu?

Jawab: Ya!

23.  Apakah pilihan hidupmu kehendak pribadi atau orang lain?

Jawab: Ya! Tapi sebagian ada yang tidak

24.  Ketika masuk sekolah SMA Negeri 2 Sidoarjo atas kehendak kamu sendiri?

Jawab: Melalui jalur PMDK

25.  Apa rencana kamu setelah lulus SMA Negeri 2 Sidoarjo?

Jawab: Kuliah politeknik dan informatika

26.  Siapa guru yang paling akrab dengan kamu?

Jawab: Bu Ernawati (Gurunya enak)

27.  Usaha apa yang kamu lakukan untuk menghadapai masalah kamu saat ini?

Jawab: Diam dan merenung
 

BAB II

GEJALA DAN ALASAN PEMILIHAN KASUS

 

A.    Gejala pemilihan kasus

Klien bukan termasuk siswa yang bermasalah dalam kenakalan remaja. Tetapi klien adalah termasuk dalam kategori permasalahan secara emosional, hal ini terlihat ketika klien megikuti pelajaran dalam kelas. Klien merasa bosan dan jenuh serta kurang semangat dalam belajar, karena lingkungan kelas dan suasana tidak sesuai dengan perasaan yang diiginkan. Terlebih ketika klien menghadapi pembelajaran yang ada sangkut pautnya dengan masalah penghitungan seperti matematika. fisika, kimia (pelajaran yang berhubungan dengan menghitung)

B.     Alasan pemilihan kasus

Kami mengangkat masalah ini dengan alasan, banyak siswa mengalami masalah ini seperti yang dihadapi oleh klien. Klien masuk di SMA Negeri 2 Sidoarjo melalui jalur prestasi, sedangkan klien sendiri menginginkan sekolah di SMK dan mengambil jurusan informatika. Karena hal tersebut, mengakibatkan klien kurang semangat untuk belajar dan dapat menurunkan prestasi akademik klien

C.    Tujuan pemilihan kasus

1.      Memberi pemecahan pada masalah yang dihadapi klien agar dapat merubah sifat dan sikapnya, agar dapat maksimal dalam perkembangan potensi yang ada pada diri klien.

2.      Agar klien memperoleh kegairahan dalam belajar

3.      Agar klien mampu memecahkan kesulitan dalam belajar

4.      Menyadarkan klien bahwa sebenarnya klien dapat mengembangkan potensi pada dirinya dan menjadi yang terbaik.

BAB III

PROSEDUR DAN TEKNIK PENELITIAN/PENDEKATA

Untuk mendapatkan data yang valid dan relevan dengan masalah klien, maka penulis menggunakan beberapa teknik penelitian atau pendekatan, antara lain sebagai berikut:

 

A.    Analisa

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode atau teknik penelitian, pendekatan personal, angket, interview dan observasi.

1.      Pendekatan personal

Pendekatan personal adalah metode penelitian yang menggunakan pendekatan secara lansung kepada klien untuk mengetahui karakter, sifat dan sikap.

2.      Angket

Angket adalah metode penelitiaan dengan cara menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden tentang sesuatu hal yang akan diteliti dan dipahami. Dan tujuan angket ini untuk mendapatkan lukisan atau gambaran tentang identitas klien.

3.      Interview

Interview adalah metode penelitian atau pendekatan dengan cara mengadakan tanya jawab dengan klien tentang bebagai hal yang akan diteliti. Sedangkan interview betujuan untuk mrndapatkan data-data secara lisan dan mendalam untuk memberikan bimbingan kepada klien.

4.        Observasi

Obsevasi adalah pengamatan yang dilakukan peneliti pada klien didalam maupun diluar kelas dalam rangka mengambil kesimpulan sebagai sumber masalah yang dihadapi klien. Hal ini bertujuan untuk mengamati prilaku dan sikap keseharian klien.

 

B.     Sintesa

Dari data yang diperoleh dan jenis masalah yang ada serta dengan menghubungkan data-data yang valid terhadap masalah klien tersebut, maka dapat penulis simpulkan bahwa:

1.      Klien kurang bersemangat atau sering pasif dalam proses belajar mengajar dikelas.

2.      Klien tidak memperhatikan saat guru menerangkan dalam proses belajar mengajar

3.      Klien kurang bersemangat ketika diajar oleh seorang guru yang membosankan dan ketika menghadapi pelajaran yang berhubungan dengan masalah perhitungan

4.        Kurangnya motifasi belajar baik interen maupun eksteren.

 

C.    Diagnosa

Dari data yang diperoleh maka penulis dapat menyimpulkan masalah yang dihadapi klien pada saat ini diantaranya adalah :

 

 

1.      Identifikasi masalah

Dalam kasus ini klien tergolong siswa yang mengalami kesulitan belajar yang berhubungan dengan dirinya sendiri dan kurang kosentrasi dalam belajar, karena kurangnya motifasi dan lingkungan belajar yang kurang mendukung.

2.      Etiologi

Penyebab masalah yang dihadapi klien adalah :

a.       Kurangnya kesadaran atas pentingnya belajar

b.      Motivasi belajar klien rendah

c.       Pengaruh lingkungan belajar yang tidak sesuai dengan keinginan klien.

3.      Prognosa

Prognosa atau ramalan merupakan kemungkinan yang akan terjadi pada diri klien apabila tidak segera mendapat bantuan pemecahan masalahnya dari pihak-pihak yang terkait. Kemunkinan tersebut dapat berakibat sebagai berikut :

a.       Kehilangan semangat belajar

b.      Prestasi menurun

c.       Tidak lulus atau tidak naik kelas

Sedangkan bimbingan yang harus dilakukan atau diberikan untuk klien tersebut adalah:

a.       Memberikan bimbingan belajar

b.      Memberikan bimbingan masalah sosial

c.       Dan bimbingan masalah karir dan arah kompentensi yang dimiliki klien

Untuk bimbingan tersebut, adapun pihak-pihak yang terkait adalah:

a.       Guru BK

b.      Wali kelas/Kepala Sekolah

c.       Dan orang tua

BAB IV

USAHA-USAHA BANTUAN (TREATMENT)

 

A.    Usaha bantuan yang direncanakan

Dalam usaha pemecahan masalah yang dihadapi oleh klien, kami melakukan usaha-usaha sebagai berikut :

  1. Wawancara

Melakukan dialog dengan klien secara mendalam mengenai berbagai yang diinginkan.

  1. Pemberian informasi

Memberikan informasi pada klien jika tidak segera memikirkan jalan pemecahan masalah, klien akan semakin banyak mendapatkan masalah yang akan dihadapi.

  1. Pendekatan pada wali kelas dan guru BK

Untuk mendapatkan data tentang klien sekaligus memberikan masukan  mengenahi masalah yang dihadipi klien. Kemudian bersama guru BK dan wali kelas bekerjasama dan berdiskusi, usaha dan solusi apa yang ditawarkan untuk pemecahan masalah klien.

  1. Kunjungan rumah (home visit)

Kunjungan rumah dilakukan untuk mendalami dan menganalisis masalah klien melalui orang tua atau keluarga, sehingga antara pihak guru/BK dan orang tua memperoleh gambaran yang jelas tentang masalah klien. Dan bersama-sama mencari solusi pemecahan atas masalah yang dihadapi klien.

  1. Memberikan pengarahan kepada teman-teman untuk memebrikan bantuan dan dukungan kepada klien saat menghadapi masalah.

6.      Pemberian motifasi dan informasi tentang pentingnya pendidikan.

 

B.     Usaha-usaha bantuan yang telah dilaksanakan

1.      Wawancara langsung dengan klien

2.      Mengadakan pendekatan dan diskusi pemecahan masalah klien dengan wali kelas dan guru BP

3.      Memberikan kesadaran kepada klien pentingnya proses belajar

4.      Memberikan motifasi kepada klien.

5.      Pemberian informasi dan usaha/tawaran serta solusi kepada klien untuk memecahkan permasalahnya 

6.      Home visit,

Tanggal 02 s.d. 04 Desembar 2009, kunjungan rumah telah dilakukan, bersama guru BK. Pada saat itu, wawancara dilakukan dengan orang tua klien, dilanjutkan diskusi untuk mencari spesifikasi masalah yang dihadapi klien. Hasilnya spesifikasi masalah telah ditemukan.

 

C.    Usaha-usaha bantuan yang belum dilaksanakan

Semua usaha bentuan yang telah direncanakan dan ditawarkan sudah terlaksana. Akan tetapi karena keterbatasan waktu, tidak memungkinkan bagi penulis melakukan pemantauan secara lebih lanjut.

BAB V

USAHA TINDAK LANJUT (FOLLOW-UP)

 

Untuk menangani kasus yang dihadapi oleh klien secara tuntas, diperlukan usaha untuk tindak lanjut yang melibatkan banyak pihak untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi klien dengan cara serius dan bersungguh-sungguh.

 

A.    Pihak yang melaksanakan usaha tindak lanjut antara lain:

1.                              Orang tua

Orang tua harus memberikan motivasi dalam proses belajar mengajar klien dan mendukung sepenuhnya atas potensi yang dimiliki klien

2.      Wali kelas

Wali kelas harus memantau prestasi dan memberi motivasi belajar klien

3.      Guru BK

Memberi layanan konseling dan arahan terhadap orentasi belajar dan potensi/karir yang dimiliki klien

 

B.     Adapun usaha-usaha tindak lanjut ini berupa:

1.      Membantu memberikan nasehat dan motifasi kepada klien

2.      Klien perlu banyak memerlukan perhatian dari sekolah/BK maupun orang tua dan dilingkungan.

3.      Memberikan kesempatan kepada klien untuk merubah dirinya menjadi yang lebih baik.

4.      Klien harus sering diberi pengertian tentang pentingnya belajar

5.      Meningkatkan sikap disiplin yang masih kurang terhadap diri klien

6.      Klien harus sering diberi pengertian tentang pentingnya bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Semoga usaha-usaha bantuan yang ditindak lanjuti oleh pihak-pihak terkait dapat menyelesaikan masalah klien, sehinggah dapat memecahkan permasalahan tersebut.

 

BAB VI

SIMPULAN DAN SARAN

 

A.  SIMPULAN

Dari studi kasus yang penulis lakukan terhadap klien dan kondisi riil yang digambarkan diatas, maka dapat penulis simpulkan bahwa masalah yang hadapi klien adalah karena kurangnya kesadaran belajar dan arti penting sebuah pendidikan serta kurangnya motivasi dalam belajar. Kondisi ini diperparah dengan sikapnya yang selalu melakukan pelanggaran terhadap peraturan sekolah (sering tidak masuk sekolah). Diharapkan kerja sama oleh semua pihak dalam usaha-usaha tindak lanjut yang harus dilakukan sampai siswa atau klien dapat kembali normal dalam pengembangan potensi yang ada pada diri klien.

 

B.  SARAN

Peserta didik adalah ibarat tanaman padi yang sedang tumbuh, setiap pertumbuhannya pasti disekitarnya terdapat rumput-rumput yang menghalangi pertumbuhan padi tersebut, agar terjaga pertumbuhannya maka rumput-rumput tersebut harus kita cabuti.

Begitupun anak didik kita punya potensi besar untuk mengukir prestasinya sering kali masalah-masalah selalu muncul dalam proses perjalanan pendidikannya. Untuk itu kepada semua pihak yang bersangkutan dengan klien diharapkan dapat memberikan bimbingan dan arahan agar tidak salah langka dalam mengambil keputusan. Pihak-pihak tersebut diatas yang terlibat untuk menindak lanjuti antaranya adalah: Guru yang ada disekolah tersebut, Wali kelas, dan Guru BK, serta semua civitas yang berada dalam sekolah klien.

 

 

 

 

 

 

 

                                

 

 

 


No comments: